|
|
|
Perl juga bisa digunakan untuk menangani operasi-operasi yang menggunakan bilangan floating point. Floating point bisa menggunakan tanda minus (-), tanda desimal (.) atau eksponensial. Berikut adalah contoh sebuah floting point.
-876
-9.7
.7
3.
56.1e+02
5.61e+03
$nilai = 34.0;
print ("Nilai pertama adalah ",$nilai, "\n");
$nilai = 114.6e-01;
print ("Nilai kedua adalah ",$nilai, "\n");
$nilai = 178.263e+19;
print ("Nilai ketiga adalah ", $nilai, "\n");
$nilai = 12345678900000000000000000;
print ("Nilai keempat adalah ", $nilai, "\n");
$nilai = 1.23e+999;
print ("Nilai kelima adalah ", $nilai, "\n");
$nilai = 1.23e-999;
print ("Nilai keenam adalah ", $nilai, "\n");
Nilai kedua adalah 11.46
Nilai ketiga adalah 1.78263e+21
Nilai keempat adalah 1.23456789e+25
Nilai kelima adalah inf
Nilai keenam adalah 0
Baris 10 dan 11 menunjukkan apa yang terjadi jika terdapat nilai yang memiliki panjang melebihi nilai yang dapat ditampung pada register floating point. Pada kasus seperti ini, interpreter perl menampilkan nilai inf yang berarti infinity. Ukuran maksimum dari floating point berbeda antara satu mesin dengan mesin lainnya. Pada umumnya, ukuran yang mungkin untuk dimasukkan ke dalam sebuah register berkisar e+308.
Sedangkan baris 12 dan 13 menunjukkan kasus sebuah bilangan yang memiliki eksponen negatif cukup besar. Dalam hal ini perl akan menampilkan hasil dengan nilai 0. Nilai yang mungkin untuk eksponen negatif berkisar menjadi e-309.