Next: Variabel Scalar
Up: Dasar-dasarPemrograman Perl
Previous: Fungsi Print
  Contents
Untuk membuat listing program di atas, gunakan teks editor yang ada
pada Linux. Vi adalah teks editor paling populer yang sering dipergunakan
oleh programmer Linux di Indonesia, disamping bisa juga digunakan
pico, joe, atau emacs. Untuk memudahkan pengaturan file, gunakan ekstensi
.pl untuk nama file, walaupun hal tersebut tidak harus dilakukan.
Untuk menjalankan program Perl, pastikan file perl tersebut sudah
merupakan file eksekusi dengan menggunakan perintah berikut:
-
- chmod u+x namaprogram
pada prompt Linux, dan gantikan namaprogram sesuai dengan nama program
yang akan dieksekusi. Program perl ini dapat dijalankan dengan tiga
cara seperti berikut :
-
- 1.perl namaprogram
2../namaprogram
3.namaprogram
jika program tidak berjalan dengan semestinya, gunakan cara seperti
berikut :
-
- perl -w namaprogram
option -w digunakan untuk menampilkan warning kalau terdapat kesalahan
penulisan program. Sebenarnya option -w bisa diletakkan pada shebang
interpreter Perl menjadi /usr/bin/perl -w, sehingga untuk mendapatkan
warning dari interpreter perl, tidak harus dijalankan secara manual.
Untuk dapat menjalankan debugger bersamaan dengan program Perl, tambahkan
option -d pada perintah interpreter perl. Berikut adalah contoh penggunaan
option -d.
-
- Perl -d namaprogram
Sama halnya dengan option -w, option untuk menampilkan debuger dapat
diletakkan pada shebang pada awal listing program.
Next: Variabel Scalar
Up: Dasar-dasarPemrograman Perl
Previous: Fungsi Print
  Contents
2002-10-29